
Ibu muda berkulit putih itu resah, ia tak lagi merasa betah di kamarnya sendiri. Entah kenapa rasanya tak menyenangkan berada tempat yang seharusnya menjadi tempat paling nyaman dalam hidupnya. Maka mulailah ia memperhatikan seluruh isi kamarnya, adakah yang salah hingga tak lagi membuatnya nyaman? Ah tdak, semuanya sudah tampak rapih , tak ada yang salah dengan interior kamarnya. Tapi tunggu, sejenak ia tertegun saat mulai menunduk, terlihat olehnya bintik-bintik hitam di ubin kamarnya. Ubin yang dipasang di kamarnya adalah ubin yang terbaik dan termahal. Maka tak heran jika selama ini ia selalu berusaha menjaga kebersihanannya setiap saat. Tapi kenapa sekarang begitu banyak kotoran dan bintik hitam yang menutup keindahan ubin mahal itu ?
Dan akhirnya tersadarlah ibu muda itu, betapa selama ini ia terlalu sibuk mengurusi urusan yang lain, hingga sudah cukup lama ia tak lagi telaten menjaga kebersihan ubin kamarnya. Tak lagi sempat ia menyapu dan mengepel ubinnya. Tak lagi ada waktu untuk mencampur cairan pembersih terbaik pada air bilasan pelnya, agar ubin kamarnya selalu tampak kinclong.
Menyaadari itu segera ia mengambil sapu dan menyapu ubinnya, namun bintik hitam itu tak kunjung hilang. Tak putus asa, ia ambil kain pelnya, dipelnya ubin kesayangannya dengan sungguh-sungguh, namun bintik hitam itu tetap saja tak mau lepas . Hingga akhirnya ia mengambil pisau dari dapurnya, ia lepaskan bintik hitam yang menempel d ubin kamarnya itu dengan pisau. Ada bintik yang dengan mudah terlepas dari ubinnya namun ada beberapa yang butuh energi lebih kuat untuk melepaskannya.
Beberapa saat kemudan setelah dirasakannya ubinnya kembali bersih, ibu muda itu tersenyum puas, ia kini merasa kembali nyaman berada di kamarnya. Setengah berbisik ia berujar “alhamdulllah, masih bisa dibershkan bintik hitam di ubin ini, kalau tidak mungkin aku harus menganti ubin kamarku “.
Ketika ditanya bagaimana cara mengobati hati yang resah, Ibnu Mashud ra berkata :
" Dengarkan bacaan Al Qur'an atau datanglah ke majelis dzikir atau pergilah ke tempat yang sunyi berkhalwat (berduaan) dengan Allah. Jika belum terobati juga mintalah kepada Allah hati yang lain karena sesungguhnya hati yang kamu pakai bukan lagi hatimu"
Wallahua'lam bi showab
