Jumat, 26 Februari 2010

Menjadi Aktor yang Baik

Terkadang kita lupa bahwa kita hanyalah pemeran drama serial yang tayang setiap hari. Kita sudah menandatangani kontrak kehidupan dengan Sang Sutradara untuk siap menjalani alur kehidupan yang sudah ditentukan-Nya sejak kita dinyatakan sebagai aktor pemeran utama naskah kehidupan kita sendiri. Seorang aktor harus siap diatur oleh Sang Sutradara, episode mana yang akan dijalaninya hari ini, bukan hak kita untuk menentukan bahwa kita ingin syuting episode 10 dulu, sementara episode 1 sudah menunggu untuk ditayangkan. Seorang aktor hanya berkewajiban untuk merencanakan agendanya sendiri, mempersiapkan diri untuk memerankan karakter tokoh utama yang akan dijalankannya untuk syuting hari itu. Saat situasi syuting di drama kita sedang tidak menyenangkan jangan pernah merasa iri dengan orang lain yang suasana syutingnya terlihat menyenangkan , karena setiap orang menjalani serial dramanya masing-masing, dengan konflik masing-masing dan tantangan masing-masing. Tugas kita hanyalah menjadikan suasana syuting drama serial kehidupan kita selalu indah untuk kita jalani.

Ada pemeran pembantu yang akan menemani kita menjalani drama ini. Pemeran pembantu yang akan selalu berada di samping kita untuk mendukung drama ini berjalan sempurna. Namun ingat bahwa sang pemeran pembantu juga punya peran utama dalam drama serial kehidupannya sendiri, yang harus juga kita fahami. Hmmm bisa kita bayangkan betapa Maha Kuasanya Sang Sutradara Kehidupan yang mengatur alur kehidupan bermilyar-milyar aktor di jagat ini. Itu alasannya kenapa kita harus mengikuti Keinginan Sang Sutradara tentang episode mana yang harus kita jalani hari itui, karena itu berkaitan dengan bisa tidaknya pemeran pembantu bermain dalam drama kehidupan kita hari itu.

Dan ada juga bintang tamu. Sang Sutradara yang menentukan kapan seorang bintang tamu hadir dalam episode kehidupan kita. Kenapa harus dia, kenapa bukan orang lain? Karena semuanya sudah disesuaikan dengan alur kehidupan actor-aktor lain. Sang Sutradara selalu punya alasan menjadikan seseorang menjadi bintang tamu dalam kehidupan kita, seperti halnya Sang Sutradara selalu punya alasan menjadikan kita bintang tamu dalam drama kehidupan aktor lain. Seperti layaknya bintang tamu, sambutlah ia dengan baik, berkenalanlah, jalani peran yang harus dimainkan pada episode itu sesuai kemampuan kita. Tapi ingat jika kita sudah merasa dekat dengan sang bintang tamu, tetaplah bersiap jika suatu saat sang bintang tamu itu harus selesai bermain di drama kehidupan kita. Jangan memaksa Sang Sutradara untuk terus mempertahankannya selama kita mau. Karena sang bintang tamu punya drama kehidupan sendiri yang juga harus Ia jalani. Tugas kita hanyalah menjaga sebaik-baiknya kerjasama yang sudah disepakati, kalau pada akhirnya sang bintang tamu harus pergi, jangan merengek, jangan rapuh, jangan merasa tak mampu hidup sendiri, karena kita adalah aktor utama kehidupan kita sendiri yang tak boleh bergantung dari bintang tamu dan pemeran pembantu yang lain. Kita hanya boleh bergantung pada Kehendak Sang Sutradara yang selalu mengatur skenario drama kehidupan itu dengan sangat indah.

Marilah menjadi aktor yang baik dalam drama kehidupan kita. Jadikan setiap episode kehidupan itu indah untuk kita jalani. Perankan episode itu sesuai dengan kehendak Sang Sutradara. Karena Sang Sutradara Kehidupan selalu punya skenario terbaik bagi setiap drama kehidupan setiap aktornya. Bermohonlah pada Sang Sutradara agar diberikan peran dan episode yang baik tapi jangan menuntut untut memainkan episode tertentu yang kita anggap akan menyenangkan untuk kita jalani. Karena Sang Sutradara Kehidupan Maha Tahu kapan sebuah episode kehidupan harus berjalan dan kapan episode kehidupan lain harus berakhir…

Wallahu a’lam bi showab

2 komentar:

  1. Kapan nandatangan kontraknya nih? Jangan lupa honornya dibagi ya.
    Semoga Menjadi Aktor yang baik.

    BalasHapus
  2. Berat ternyata menjadi aktor yang baik itu. Masih harus banyak belajar dan berusaha. Amiin, semoga saja mampu :-)

    BalasHapus