Pagi masih teramat sepi
Ketika kau putuskan beranjak menemui Sang Penguasa Hidupmu
Berdiri engkau di hadapan-Nya dengan tegap
Dan mulai merasakan beban yang menyesakkan dadamu menghampiri
satu demi satu berkumpul dan bermain-main dalam hati dan pikirmu
Kemudian berdirimu sudah tak lagi tegap
kau menunduk dan terus menunduk
hingga tersungkur dan semakin tersungkur
Beban itu terasa semakin menekan dan menyesakkan
Hingga membuat lidahmu kelu
Hingga membuat enegimu beku
Dan kaupun merasa dirimu kecil dan teramat kecil
Kerdil dan teramat kerdil
tak lebih dari setitik debu di padang pasir
Saat itulah kau katakan pada Robbmu
“Allah aku sudah tak sanggup”
Maka saat kau berada titik terendah dalam hidupmu
Saat kau lepaskan semua atribut keangkuhanmu di depan Robbmu
Saat itulah diangkat-Nya semua beban hidupmu
Dihapuskan-Nya seluruh luka hatimu
Hingga kau merasa begitu ringan
Dan mampu menegakkan wajahmu untuk hidup ke depan
Maka saat itulah kau menyadari
Hanya pada-Nya akan kau labuhkan mimpimu
Karena kini kau semakin meyakini
Hanya Allah lah sebaik-baiknya tempat Berbagi….
Tidak ada komentar:
Posting Komentar