Sesekali cobalah berkunjung ke tempat ini. Tempat yang dipenuhi ratusan orang tak berdaya, dipenuhi luka yang menganga, dipenuhi literan ar mata, dipenuhi jerit kesakitan dan isak kepiluan. Lhatlah tempat ini, tempat dimana tangisan menjadi hal yang wajar, jeritan, teriakan dan makian menjadi sesuatu yang ditoleransi. Lihatlah tempat ini
Sadarkah kita bahwa tempat itu adalah tempat paling nyata untuk pembuktian cinta? Lihatlah anak-anak yang mengantar orang tuanya, lihatlah ayah yang memeluk anaknya, lihatlah lelaki muda yang menggandeng mesra istrinya yang terlihat begitu lemah, lhatlah pasangan suami istri berusia 70 tahunan yang saling menemani, kakak yang mengantar adiknya, cucu yang menuntun neneknya. Lihatlah tatapan teduh mereka, lihatlah pelukan mereka, lihatlah belaian lembut mereka, linangan air mata dan isak tangis mereka, tak cukupkah itu untuk membuktikan cinta?
Hari ini, aku duduk di sini, di bangku panjang ruang tunggu tempat ini. Menatap bukti-bukti cinta yang bertebaran begitu nyata. Mencium aroma kasih yang menelusup setiap sudut tanpa sisa. Tempat ini adalah rumah sakit , tempat ratusan orang terluka terbaring tak berdaya. Hari ini sedikit demi sedikit kupahami kenapa Allah menciptakan luka. Karena tempat ini, rumah sakit, adalah tempat palng nyata pembuktan cinta. Bukankah luka adalah cinta?
*sebuah persembahan kecil untuk orang-orang yang mengabdikan hidupnya di rumah sakit....semoga Allah megganti kelelahannya dengan kebaikan...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar